Showing posts with label Rae. Show all posts
Showing posts with label Rae. Show all posts

Wednesday, February 16, 2011

Valentine Gift


Yeay akhirnya paket dari Kopi nyampe juga! Ternyata paket ini yang jadi bagian Secret Mission-nya Kopi. Isinya ada buku Vampire Academy yang gue pinjemin kemarin, buku Klan Otori yang keempat, dan buku Nicholas Flamel - Necromancer, CD Susan Wong dan Olivia, DVD My Name is Khan yang udah dari kapan tahu Kopi beli tapi lupa melulu dikirim ke gue, dan... ada hadiah Valentine dari Kopi... hehehe. Kopi burn-in satu CD yang isinya lagu-lagu jazz dan beberapa game yang ada di lappie-nya. Ada gelang juga yang dia beli waktu jalan-jalan ke Bandung. Tapi yang paling spesial adalah...kertas putih, yang tadinya digulung tapi begitu gue terima udah gepeng, yang ternyata adalah drawing gue dan Kopi, yang dilukis oleh Dyle.  Hehehe... ternyata itu toh yang bikin Dyle frustrasi... Maap yaaaa hehehe.... 

Setelah gue menerima paketnya dan tahu isinya, yang terpikir di benak gue adalah... Kopi ternyata romantis... heheheheh. Gue kalah romantis sama sekali. Malah gak ada romantis-romantisnya sama sekali. Bisa aja Kopi kepikiran buat kasih surprise yang kayak gitu, apalagi pake notes segala yang kata-katanya bikin gue senyum-senyum. So sweet banget deh. (Ini yang B siapa, yang F siapa yak? :p). 

Sebenarnya, ada cerita di balik hadiah Valentine ini. The fact is our Valentine's day wasn't as sweet as the gift Kopi gave me. Frankly, beberapa hari sebelum Valentine kita berdua udah berantem-berantem for something that I did dan ada masalah-masalah yang lalu-lalu, yang udah kelamaan ditumpuk-tumpuk. Akhirnya gue memutuskan untuk break up sementara waktu karena kita berdua bener-bener udah gak bisa ngobrol baik-baik. Yang terjadi adalah kita malah saling nyakitin satu sama lain. It was pretty bad dan akhirnya kita break selama beberapa hari. The V day came and we were still on break. No text messages, no calls, no communication at all. And the worst thing is that that day was also our 9th month anniversary. 

Ketika gue menyarankan untuk break, Kopi pikir hubungan kita udah bener-bener berakhir, sampe-sampe dia suruh gue buang paketnya kalo udah gue terima. Padahal waktu gue menyarankan soal itu, bukan berarti harus berakhir. Maksud gue adalah mungkin yang terbaik saat itu adalah kita berdua untuk sementara tidak berhubungan dulu supaya bisa sama-sama mikir apa yang sebenarnya terjadi, apa maunya masing-masing, dan sekaligus menenangkan hati karena percuma juga diobrolin kalo dua-duanya udah emosian. 

Our relationship isn't as smooth as silk, as you might think. Jelas ada suka dan ada dukanya. The truth is we're struggling to work this relationship out. We're trying so hard to learn things about each other, yet we failed over and over again when ego takes all over us. Kenyataan bahwa pertengkaran tidak selamanya mendewasakan dan malah membuat hubungan gue berdua jadi sedikit lebih rumit. It was sad and disappointing for both of us and the break up was really bad. Tapi sekarang kita berdua mencoba sekali lagi untuk memperbaiki hubungan dan belajar menerima keadaan, sesulit apa pun itu.  

Knowing that we're struggling for this relationship may shocking you as well. Tapi kenyataannya itu lah yang terjadi dan kita berdua akan berusaha sebisa mungkin untuk hubungan ini agar bisa terus bertahan. The break up helped us realize that we need each other and for that we are willing to try again to work things out between us, because simply we do still want each other in our lives. 

Ps. Thanks ya, beb, untuk hadiahnya :-* and to D... thanks buat gambarnya :) oh dan...nama lo tetep ah jauh sama nama asli lo... hihihi :p

Sunday, January 2, 2011

A Sweet New Year's Eve


We had such a sweet New Year's Eve. Yup, kita berdua melewati malam tahun baru barengan, even cuma dari telepon aja, dan bersama-sama dengan keluarga dan teman-teman, Sam dan Chossy. 

Sempat ada insiden kecil di rumah gue beberapa jam sebelum pukul dua belas. Makanya gue sempat bad mood dan memilih untuk masuk kamar dan tidur-tiduran ditemani Kopi di telepon. Untungnya Kopi sudah mulai terbiasa dengan sifat gue yang mendadak bisa bad mood tanpa ada angin dan hujan. Dan gue salut dengan kesabarannya menghadapi gue yang lagi bad mood plus malam itu petasan nggak berhenti meledak. Hehehe. 

Menjelang pukul dua belas, Chossy telepon gue karena sebelumnya gue sempat SMS dia. Maklum, Chossy lagi ditinggal Sam mudik ke kampung halaman. Jadi gue dan Kopi pikir dia sedang kesepian dan bengong-bengong sendirian nungguin tahun baru. Dan begitulah, pada akhirnya kita berempat langsung conference di telepon. Burhubung gue sedang berada di Indonesia bagian timur, jadinya di tempat gue yang lebih dulu merayakan tahun baru. 

Jam dua belas teng, semua orang langsung menyalakan kembang api. Gue pun keluar dari kamar (padahal sih tadinya gue bilang sama Kopi kalau gue ogah keluar kamar hahaha) dan langsung menuju balkon di lantai 2. Dengan telepon yang masih tersambung, gue menyaksikan langit malam dihiasi aneka warna kembang api dengan bunyinya yang memekakkan telinga, tapi tetap aja seru, selama kurang lebih 30 menitan, satu jam-an untuk Kopi, terus salaman sama dua adik gue, dan sambil mendengarkan celotehan Kopi, Sam dan Chossy di telepon. Hmmm, I wonder kalau kuping mereka baik-baik aja... Hihihi.

Selesai menyaksikan kembang api, gue turun ke bawah dan salaman sama bokap, nyokap, om, dan tante gue, lalu naik lagi dan masuk ke kamar. Gue ngucapin selamat tahun baru sama Kopi dan Chossy (entah Sam lagi ke mana). Sempat ada insiden kecil waktu teleponan. Sambungan Chossy tiba-tiba putus, jadinya tinggal gue dan Kopi yang ngobrol di telepon. Dan mulailah Kopi, dengan suara mesranya, ngucapin selamat tahun baru ke gue. Belum selesai ngucapin embel-embelnya, tahu-tahu Choss telepon gue lagi dan tanpa sepengetahuan Kopi, langsung gue join conference-in si Chossy. Alhasil Kopi kaget begitu suara Chossy muncul, padahal dia lagi ngomong mesra ke gue. Ihihihihihi :p

Beberapa menit kemudian Sam muncul lagi dan kita berempat pun lanjut mengobrol lagi sambil menunggu pukul dua belas tiba di tempat mereka bertiga. Kita ngobrolin banyak hal, termasuk membahas mengenai hal-hal yang kita berempat sebut sebagai "masa lalu" dan meluruskan satu dua hal soal "masa lalu" itu. Padahal sebelumnya itu menjadi topik yang cukup sensitif tapi sekarang malah jadi bahan bercandaan. Bayangin, dulu Sam dan Kopi sensi-sensian, eh sekarang tahunya malah saling curhat-curhatan bencong dan saling rahasia-rahasiaan sesama bencong. Hanya kedua bencong itu yang tahu apa yang mereka obrolin beberapa waktu yang lalu -.-"

Akhirnya Sam harus pamit karena ada doa bersama keluarga besarnya, yang menurut kabar dari Chossy doanya baru selesai jam 3:30 WIB. Sebelum menghilang, Sam sempat mengucapkan selamat tahun baru buat kita bertiga dan dibalas juga oleh kita bertiga. Tapi Sam protes sama Chossy, katanya, dengan nada kaget dan begitu terpukul, "idih, cuma gitu doang ngucapinnya?" Enggak mau kalah, Chossy pun menantang "yah, emang mau gimana lagi?" Sementara gue dan Kopi cuma cekikikan mendengarkan mereka berdua. Ternyata mereka berdua juga sebelas dua belas sama kita berdua ya, Beb. Hahahaha.

Setelah Sam menghilang, gue, Kopi dan Chossy masih terus mengobrol dan membahas banyak hal lainnya, termasuk mengenai New Year Resolution kita. Tapi gue lebih suka menyebut New Year Wish, sih. Well, nggak ada maksud apa-apa juga karena buat gue itu cuma beda kata aja tetapi memiliki makna yang sama. So, here are our wishes.

Kopi's: Bisa dapat beasiswa buat sekolah musik di luar negeri (entar kalo dapet, jangan lupakan daku ya, Beb. Hehehe.)
Rae's 1st: Pengen ketemu Kopi (di sini Kopi sangat, sangat, sangat terkejut mendengar spontanitas gue. Hihihi.) 
Daripada Kopi siyok dan terus-terusan bertanya "eh serius, beb?" ke gue karena mendengar ucapan gue, sementara Chossy cekikikan sendiri, jadinya gue ganti wish gue karena kemungkinan juga cukup sulit buat kita berdua ketemuan tahun ini, dikarenakan kesibukan masing-masing. 
Rae's 2nd: Bisa segera punya usaha sendiri atau gak melanjutkan kuliah S2 lagi.
Sam's: Mencari pekerjaan baru dengan posisi yang lebih baik dan menjadi penulis. (Ngasih tahunya lewat SMS ke Chossy besokannya karena dia lagi doa bersama).
Chossy's: Bisa punya toko lagi dan kali ini pengen buka counter HP. (Maklum, juragan toko ini anak hahaha)

Well ladies, let's say "ameeeeeeeen" to those wishes. Hehehe :D And to all of our friends, we say "ameeeeeeeen" to your wishes :D. 

End of the story: Kopi ketiduran ketika gue dan Chossy sedang serius-seriusnya ngobrolin soal tabung gas (seems like our freak conversation was that boring, Chos -.-"). After all, we had a very very sweet New Year's Eve and I hope you did, too :).

Saturday, January 1, 2011

Happy New Year!!!


Another fresh new year is here
Another year to live
To banish worry, doubt, and fear,
To love and laugh and give

This bright new year is given us
To live each day with zest
To daily grow and try to be
Our highest and our best

We have the opportunity
Once more to right some wrongs, 
To pray for peace, to plant a tree,
And sing more joyful songs

Happy New Year 2011, everyone!!!

Kopi & Rae

Monday, December 27, 2010

When She's Drunk

Baiklah, setelah lama menghilang dari peredaran dunia tulis-menulis karena nggak bisa akses internet, sekarang gue kembali lagi beredar dan bakalan wara-wiri di blog-blog orang.

Gue pengen menyambung postingan Kopi yang sebelumnya. Sebenarnya gue bukan menghilang. Gue gak bisa dihubungi karena tiba-tiba XL eror dan gue gak dapat sinyal sama sekali. Jadinya mati kutu deh gue.

Okeh, masalah mengenai gue yang tiba-tiba menghilang sudah selesai ketika akhirnya gue beli nomor baru yang akan dipakai untuk sementara waktu selama XL masih dodol, dan gue telepon Kopi. Obrolan terpaksa harus dihentikan karena adek cowoknya tiba-tiba pingsan. Bikin geger orang aja pas denger. Tapi untung adeknya gak kenapa-kenapa, malahan sekarang kayaknya lagi minum-minum bareng Kopi.

Naahhh, inilah masalah terbarunya: Kopi MABOK! -.-"

*Live Report*

On SMS

Kopi: Gue minum banyak ini.
Rae: Minum apaan?

..........gak ada balasan dan beberapa menit kemudian Kopi telepon.........

Akhirnya gue terpaksa lari ke dapur dan sembunyi di balik kulkas ketika menjawab teleponnya. (Ternyata kalau Kopi mabok, jadi cereweeeeeetttttttt banget. Padahal lagi sadar aja udah cerewet, nah bayangin sendiri cerewetnya kalau Kopi mabuk.)

Rae: Halo? *sambil bisik-bisik*
Kopi: Kok bisik-bisik? *ngomong dengan suara nyaring dan lantang sementara ada orang rumah di dekat dia* Jangan sembunyi di balik lemari yaaaaa hahahahaha...
Rae: -.-" udah matiin
Kopi: Yaudah. Dadahhh sayaaaanngggg.
Rae: -.-"

Back to SMS


Rae: Astaga mabok ya lo???

Kopi: Wait, I'll tell you everything 'bout us when I'm drunk (maksudnya I'll tell them 'bout us when I'm drunk... maklum lagi celeng dan untung gw pinter wkwkwkwk)

Rae: WOOIII SADAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRR

Kopi: Hahahahahahahahahahas. They ask me a looottt. Feels like paranormal rite now. (Maklum, tukang terawang si Kopi ini hihihi)

Rae: Buset... Lo mabok-mabok bahasa Inggris lo lancar yeeeee.... -__-"

Kopi: Of course, beb ;). Look, I'll tell you 'bout us later. Okay, beb. Love you. Kiss muah muah... (See? Namanya juga lagi celeng, ngomong acak kadut.)

..........beberapa menit kemudian - still on SMS..........

Kopi: Hey pretty lady, wanna ask something? ;) (mabok gak mabok, tetep aja mesum -.-")
Rae: Kagak.
Kopi: Ayoooo dooooooonk
Rae: Kagak tau mau nanya apaaaaa.... Nomer buntut gitu?

..........tahunya Kopi telepon dan sekali lagi gue ngacir ke dapur dan sembunyi..........

Kopi: Ayoooo mau nanya apaaaaaa?
Rae: Gak mau nanya apa-apaaaaaa....
Kopi: Ayo dooongggg....
Rae: Udah ah jangan minum lagi.
Kopi: Ayo doooongggg tanyaaaa.......
Rae: Kagaaaakkkk... udah matiin.
Kopi: Ehehehehe...kasih tau gaakk?
Rae: JANGAAANNN!!! Udah matiin.
Kopi: Yaudah... dadah sayaaaaanggg
Rae: Dah...
Kopi: Dah apa? Dah sayang....
Rae: Daaaaaahhhhhhhhhhhh....
Kopi: Dah sayaaannnggg.......
Rae: *d'oh* Udah matiin.
Kopi: Iya yaudah, dah sayaaanggg.......

..........tut tut tut.........

Huuufffff, puyeng gue... puyeeeeennnnnggggggggggg. Dan sekarang gue cuma menunggu.....menunggu kabar kegilaan selanjutnya, sambil berdoa supaya Kopi gak banyak omong -.-" Oh God.... >.<"

Tuesday, December 7, 2010

Khayalan

Pagi-pagi (udah siang sih sebenernya) gue bangun dengan rasa kesal gara-gara semalam Kopi ngambek entah kenapa dan malahan suruh gue tidur, instead of ngelonin gue yang maag-nya lagi kambuh. Akhirnya dengan kesal gue tidur. Makanya begitu bangun, rasa kesal gue jadi memuncak.

Siangnya udara panas banget dan internet lemotnya bukan main, membuat gue jadi makin kesal. Padahal sih apa salah si udara coba? Hihihi. Terus Kopi ngerecokin suruh donlot ini-itu. Makin menjadi lah gue... Hahaha. Tapi sih ya kasian Kopi jadi ketakutan hehehe.

Ternyata eh ternyata, dari lagu-lagu yang gue download ada 1 lagu yang Kopi ciptakan khusus buat gue. Ehemm... hihihi. Judul lagunya "Khayalan", Kopi nyanyi sambil main gitar

Tiap nafas yang terhembus 
Adalah perasaan cintaku
Angan dan emosiku
Semuanya menyatu dalam rasa cinta

Indahnya malam ini
Membuat satu kesunyian
Yang membuatku merindukan kehadarinnya 
'tuk temani aku

[Chorus]
Tapi kau hanya sebuah khayalan
Yang takkan pernah menjadi nyata
Kau hanyalah sebuah ilusi
Yang mewarnai pikiranku ini

Slalu kurasakan 
Bahwa cinta tak harus kumiliki
Cukup kau hadir dalam khayalanku
Walau kau tak pernah nyata


[Chorus]
Tapi kau hanya sebuah khayalan
Yang takkan pernah menjadi nyata
Kau hanyalah sebuah ilusi
Yang mewarnai pikiranku ini

Kau hanya sebuah khayalan
Kau hanya sebuah ilusi
Ingin rasanya kubisa melupakanmu
Semoga ada waktu buat ku melupakan dirimu

[Chorus]
Tapi kau hanya sebuah khayalan
Yang takkan pernah menjadi nyata
Kau hanyalah sebuah ilusi
Yang mewarnai pikiranku ini

Arti lagunya katanya kenangan buat gue dan mantan gue. So Sweet deh Kopi ini. Hehehe... *mwah mwah mwah* Ayaaaanngggg, mau makan apa? ;) Hihihi. 

Wednesday, December 1, 2010

Just the Classic Way

WARNING!!!

This post is only for 20 and above. Jadi, bagi yang merasa belum berusia 20 tahun, please skip this post. Kalau masih tetep bandel pengen baca, gue anggap ini untuk pengetahuan dini. Hati-hati kepergok karena itu diluar tanggung jawab penulis. Jika mengalami kebingungan saat membaca, enggak perlu cari tahu. You'll find out when the time comes. 

One day, sesudah gue coming out ke salah satu temen dekat gue, responnya adalah "so you did 'it'?" DOENG! Unexpected respond! Padahal gue sudah mempersiapkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang kira-kira bakal dia tanya. But this question? TOTALLY UNEXPECTED!!!

O'right, seharusnya gue gak perlu kaget karena gue tahu she's into yaoi, jadi kemungkinan dia juga penasaran dengan "girl on girl" thing. At last, dengan malu-malu dan pipi memerah, gue mengiyakan. And then again, unexpected respond: whoaaaaaaaaa keren lo, bok!!! Whattt??? Apanya yang keren??? Sumpah, gue bingung. Hahaha. 

Dan terjadilah apa yang telah dikehendaki. Maksudnya, jadilah gue dan temen gue itu ngobrolin soal 'it'. 

Are you girls using toys? Dildo? Strap-on? Vibrator? Errrrrr, no. It's kinky! It's totally a turn off kalau pakai toys segala. Plus, belum tentu steril dan tentu saja ribet bersihinnya. Lagian, di Indonesia belinya di mana yaaa? Kalaupun ada yang jual, pasti malu deh belinya. Dan kalaupun beli, belum tentu dipakai. Intinya, ogah ah pakai toys. And Kopi agreed :p.
Are you girls wearing costume and do role playing? Ahaha...it's kinkier! But I like the idea. Exotic Erotic. Hihi. Tapi, ada tapinya, pasti deh instead of being turned on, yang ada malah pada ketawa bareng kalau harus akting segala. But then I imagined Kopi lagi jadi Ijah, dan kita berdua main Ijah-ijahan, hmmm seksiiiiiiiii! So, wearing costume and do role playing is considerable :p.
What about S&M? What??? A big NO. Di-spank? Yang ada gue malah ketawa. Kuda kali, di-spank. Dicambuk? Ogaahhh. Kepentok aja sakit, lah dicambuk. Being tied up? Hmmm, kalo yang ini sih sepertinya boleh juga. Being handcuffed? Aih, it's a turn on. Emang dasarnya gue ini masokis (tapi ogah dicambuk). Kopiiiii, beli borgol gihhh. Hihihi. 
Ever had multiple orgasm? A big YES *blushing* Hihi. Okay, no more explanation :p.
Favorite position? The student, spooning, tribbing, muff dive, you name it. Dan sekali lagi, no toys, just the classic way. Ya gak, beb? :p.

Raeeeeeee, kan lagi masa puasa???!!! :p

Okay, sebaiknya gue berhenti di sini karena gue yakin pasti banyak yang bandel-bandel nih. Heheheh. Anyway, yang mau gue sampaikan adalah kadang kita ketakutan sendiri soal coming out padahal reaksi mereka bisa saja jauh dari yang kita takutkan. Hehehe :p.

Ps. Gimana, beb? Bisa kaaannnn gue nulis beginian??? Hihihi. 

Tuesday, November 30, 2010

Rayuan Jadoel

Kalau Popeye makan bayam jadi kuat, nah Kopi kalau makan bayam malah jadi gombal, bok! Barusan gue telepon dia;
Rae: Oi, lagi ngapain?
Kopi: Lagi mikirin kamu...
Rae: Ahahahaha...gombaaaallll....
Masih tetep ngobrol di telepon, gue update kejadian hari ini ke Kopi sambil dengerin lagu. Begitu tiba di bagian reff, gue ikutan nyanyi
Rae: I'm all out of love... I'm so lost without youuuu.....
Kopi: Makanya pake peta dong.
Rae: He? Peta? buat apa?
Kopi: Biar gak tersesat.
Rae: Terus pake peta apaan? 
Kopi: Peta cinta.
Kopi & Rae: *nunggu 5 detik* huahuahuahuahuahauhua.....
Rae: Jadul bangeeeetttt rayuanmu... 80's sekaliiiii...
Kopi & Rae: Huahuahuahuahuahuahua..........
Kocak sih kalau denger Kopi lagi gombal. Rasanya geli-geli gimanaaaaa gitu...tapi ya tetep aja membuat gue cekikikan kayak ABG. Hihihi. It could really boost my mood up ^.^

Saturday, November 27, 2010

Dua Orang Celeng

Coba bayangin, dua orang celeng ngobrol di telepon. Bisa? Enggak bisa? Yaudah gue kasih tahu gimana jadinya kalau dua orang celeng ngobrol.

[A few days ago, on the phone]

Celeng 1: Eh beb, coba buka www.ramrus.blogspot.com deh. Di situ ada link donlot lagu-lagu yang bagus-bagus.
Celeng 2: Coba gue buka. Apa linknya?
Celeng 1: R.A.M.R.U.S. Tulisannya biasa aja.
Celeng 2: *ketak ketik di BB*.... Ah, enggak ada tuh, beb, websitenya.
Celeng 1: R.A.M.R.U.S.
Celeng 2: RAM apa RAN?
Celeng 1: RAAAMMM...
Celeng 2: Apa? RAN?
Celeng 1: RAM, beibyyyy... RAAAAMMM...MMMMMM....MAMAAAA.....
Celeng 2: Oohhh hahahaha.... *ketak ketik lagi*........ Masih gak bisa, beebbb.
Celeng 1: RAM.RUS, beibyyyy.
Celeng 2: Apa? BRUSH?
Celeng 1: RUUUUUUUSSSSSSSSSS... R.U.S.
Celeng 2: Ohhh gue kira RAMBRUSH. Hahahahahaha......
Celeng 1: ........................................ -_-"

[A few hours ago, still on the phone]

Celeng 1: Eh beb, ingetin gue ya nanti mau beli bayclean sama flamir.
Celeng 2: Bentar-bentar... *grasak-grusuk, taunya ngambil kertas dan bolpoin*..... Apa tadi? Flamir?
Celeng 1: FLAMIR.
Celeng 2: F apa V?
Celeng 1: F.
Celeng 2: F?
Celeng 1: Iyaaa.
Celeng 2: F apa V???
Celeng 1: Eeeeefffffffffffffffffffffffff.....
Celeng 2: Apaaaa?
Celeng 1: Eeeeeeefffffffffffffffffff. Cari berantem nih yaaaa....
Celeng 2: Oh huahahahahahaha...
Celeng 1: ............................... >.<"

(Taunya begitu flamirnya dibeli, di kalengnya malah tertulis "PLAMIR". Hahahaha.)

[A few minutes later]

Celeng 2: Gue pengen makan Cheetos deh.
Celeng 1: Apa Citos?
Celeng 2: Iya Cheetos?
Celeng 1: Citos apaan?
Celeng 2: Itu lho Cheetoossss...
Celeng 1: C.I.T.O.S kan?
Celeng 2: Iya, Cheetoooossss. Itu lho, yang snack jagung.
Celeng 1: Ooooohhhhhhhhh, Cheetooosssss???
Celeng 2: Iyaaaaaaaaa... Lo kira Citos, Cilandak Town Square???
Celeng 1: Huahahaha gue kira lo ngomong "gue pengen makan di Citos."
Celeng 2: Gue bilang, "GUE PENGEN MAKAN CHEETOS." Masa Citos? Gue makan mall dong???
Celeng 1: Ahahahaha iya, makanya gue tadi mau nanya, masa lo makan mall.
Celeng 2: ...................... =.="

[...dan dua orang celeng semakin celeng]

Celeng 2: Ah lo gak bisa nyanyi, tauuuukkk.
Celeng 1: Enak aja! Lo tuh yang gak bisa nyanyi.
Celeng 2: Eloooo...
Celeng 1: Looooooo...
Celeng 2: Halah lo nafas aja fales.
Celeng 1: Lo tuh, gak buka mulut aja fales.
Celeng 2: Ididh ikut-ikutan. Dasar gak kreatif.
Celeng 1: Ih, siapa yang ikut-ikutaannn??? Suka-suka gue mau ngomong apa.
Celeng 2: Dasar fales...
Celeng 1: Lo tuh tales.
Celeng 2: Huahahaha jayuuusssssss.
Celeng 1: Biariiinnnnnnnn.... Hahaha.... Dasar gile
Celeng 2: Looo tuh gile...
Celeng 1: Looooo...
Celeng 2: Looooooo...
Celeng 1: Looooooooo....
Celeng 2: Loooooooooo....

(Begitu seterusnya hingga 5 menit berikutnya.)

Nah, sudah bisa ngebayangin gimana dua orang celeng lagi ngobrol? :p

Ps. Silahkan tebak siapa Celeng 1 dan siapa Celeng 2. 

Ps lagi. Titipan gambar buat Cia.



Kopi lagi doyan membuat helikopter dari botol air mineral. Sepertinya dia mau menyaingi B.J. Habibie. Hahaha. Tuh jarinya ampe luka-luka =P

Monday, November 22, 2010

Ikuuuuuuuuutttttttttt

On the phone

Rae: Gue mandi dulu ya, beb.
Kopi: Ikuuuuuuuuuuuuuuttttttttt...
Rae: Hayyyuuuukkkkk ;)
Kopi: Asiiiikkkk :D

Rae: Aduh, kebelet pipis nih, beb. Pipis dulu ya.
Kopi: Ikuuuuuuuuuuuuuuuuuttttttttttttt...
Rae: Ayoooooookkkkk ;)
Kopi: Huehehehehe

Rae: Uwah, gue kebelet sakit perut, beibyyy.
Kopi: Ikuuuuuuuuuuuuuttttttt.....
Rae: ................ -.-" (sakit perutnya ilang)

Wednesday, November 17, 2010

Awwww, Women In Uniform!

Hari ini, sekolah Kopi mengadakan kunjungan ke kantor polisi dalam rangka memperbaiki image para polisi Indonesia, yang tadinya tukang nerima sogokan menjadi sahabat anak-anak. Padahal sih ya, image polisi tetep aja udah rusak di mata gue.

Buat gue, kata "polisi" mengindikasikan pria berkumis, perut buncit, pakai kacamata hitam. Persis seperti polisi-polisi yang sering nongkrong di sekitaran jalan Sudirman. Ditambah lagi polisi itu, apalagi yang polantas, bener-bener kayak preman jalanan, alias tukang cegat. Kalau pengemudi memang melakukan kesalahan, ya sah-sah aja kalau dicegat. Lah kalau asal nyegat terus nyari-nyari kesalahan, itu namanya preman.

Kembali ke cerita Kopi yang mengunjungi kantor polisi. Jadi begitu Kopi tiba di kantor polisi, langsung aja dia SMS gue, bilang kalau di kantor polisi banyak polwannya, tak lupa emoticon senyum sumringah. Begitu membaca kata "polwan", gue jadi ikutan sumringah dan excited. Maklum, gue itu paling seneng sama polwan. Ok, secara keseluruhan gue seneng dengan women in uniform. Err, yaaa namanya juga homo. Hehehe.

Bukannya mau kinky, tapi kalau melihat women in uniform, kesannya mereka itu penuh wibawa dan ada kesan "gahar". Coba aja bayangin sendiri how they look. Tubuh tegap dibalut seragam yang rapi (dan ngepas di badan hehehe), wajah cantik-cantik, dan mostly bodinya seksi (katanya enggak maksud kinky, Raeeeee?) :p.

Jujur aja, I admire women in uniform. Pasalnya, ada teman nyokap yang kebetulan seorang polwan sekaligus seorang istri dan ibu dari 2 anak. Gue lihat sendiri gimana sikapnya saat sedang bertugas. Kalau boleh gue bilang, gak cuma pembawaannya aja yang penuh wibawa, tapi juga cara bicaranya penuh dengan ketegasan. Tapi begitu ketemu anak-anaknya, langsung aja wajahnya dipenuhi senyum dan penuh kelembutan. So admirable and so sweet, bukan? Pokoknya gue seneeeeengggg banget deh sama women in uniform.

Beibyyyyyyyyyyyy, jadi polwan gih... Hihihi.

Saturday, November 13, 2010

Prematur

Normalnya, bagi orang-orang yang pacaran, awal-awalnya pasti serba mesra, romantis, manis, dll. Biasanya sih at least dalam kurun waktu satu tahun pertama semuanya serba indah. Tapi begitu memasuki tahun kedua, sepertinya semua yang tadinya begitu mesra, romantis dan manis, mulai terasa biasa aja, malah jadi terasa lebay. Unfortunately, buat gue it only takes (less than) 6 months.

Kopi pernah bilang ke gue, "gue berasa prematur." Maksudnya Kopi, kalau pasangan yang lain butuh satu tahun, lah kita berdua cuma butuh 6 bulan untuk mempertahankan kemesraan dan keromantisan. Hehehe. Iya sih, gue ngaku kalau memang di awal-awal hubungan gue itu romantis bin mesra. Kalau sekarang jadi berkurang, itu bukan karena gue udah gak sayang lagi sama Kopi.

Menurut gue, kalau keseringan mesra atau romantis, kok rasanya ya jadi biasa aja? Ada saat-saat di mana gue bisa romantis, bisa mesra, bisa manja-manja sama Kopi. Ya gak, beb? Huehehe. Tapi biasanya kalau gue jadi mendadak romantis, Kopi malah bingung sendiri. Katanya gue abis kesambet jin, makanya ngomongnya pakai sayang-sayangan segala. Hehehe.

Ps. Duh tulisan gue kenapa jadi acak kadut ya? Mau ngomong apa sih gue? -.-"

Monday, November 1, 2010

Pintar Menggambar dan Pintar-pintar yang Lainnya

Lagi-lagi Kopi selingkuh di saat gue sedang sibuk-sibuknya. Iya, hobinya memang selingkuh sama crayon dan kertas gambar. Hehehe. Dan inilah hasilnya... TADA!!!!!


Untuk ukuran pemula yang menggambar kartun (biasanya Kopi lebih bisa menggambar anime), bagus kaaaaaan gambarnya? :D

Untung dapat pacar yang pintar gambar. Jadinya nanti kalau punya cebong, sudah pasti Kopi nanti yang kena tugas menggambar buat cebong. Ya iyalah, karena gue nggak punya bakat seni dalam hal gambar-menggambar. Plis deh, gue gambar lingkaran aja hasilnya malah jadi gambar lonjong. Hihi. Makanya gue kelabakan kalau ada psikotes yang mengharuskan untuk menggambar. Dan sialnya, kebanyakan psikotes ada gambar-menggambarnya. Deemmm :p.

Anyway, back to topic. Gimana gue gak senang dapat pacar yang pintar gambar, pintar masak, pintar ngegombal, pintar ngerayu gue, pintar main musik, dan pintar-pintar lainnya? Yaaa, meskipun terkadang bikin gue gendeng. Haha. Tapi satu hal penting, Kopi benar-benar serius dengan pekerjaannya. I'm so proud of her for what she's doing :).

Ps. Iya, sudah saatnya gue muji-muji pacar. Enggak cuma ngeledekin aja. Hehehe :p.

Ps again. Tuh sesuai saran pembaca, gue kasih warna pink, di-bold dan di-underline. Hihih...

Saturday, October 30, 2010

Mantan-mantan

Seharian ini sibuk kerja dan sorenya gue jemput bontot dari kost-an dia. Hari Sabtu buat gue memang enggak ada bedanya sama weekdays. Gue cuma bener-bener bisa istirahat di rumah pas hari Minggu aja.

Pulang rumah Kopi udah ketiduran padahal gue tadi udah agak ngebut ("agak" lho ya, Beb). Juga karena mata udah hampir merem, bisa-bisa nutup beneran kalau gue nyetir cuma dengan kecepatan kalau lagi ada nenek-nenek jantungan di dalam mobil.

Sekarang mata malah melek. Gak bisa tidur. Sepertinya masih kangen sama Kopi karena tadi gak bisa SMS karena gue sibuk (hikh maaf ya, beb). Bingung mau ngapain, jadinya nge-blog aja, siapa tahu bisa merem lagi (halahhhh mau nge-blog aja pembukaannya panjang bener yak???!!!)

Tahu gak, kejamnya Kopi? Beberapa hari yang lalu, entah kesambet angin apa, Kopi tiba-tiba nanya ke gue "mau liat foto mantan-mantan gue gak?" Yah, dan gue pun mengiyakan dengan entengnya. Akhirnya gue log in Facebook asli (iya, namanya juga homo yang still in the closet, makanya Facebook aja ada yang asli sama palsu. Hahaha). Setelah log in, satu per satu Kopi mulai nyebutin nama-nama mantannya yang beleret. Emang dasar playcong. Hahahahaha.

Yang pertama inisialnya "S" (Setan maksudnya. Whehehe. Enggak deng). Gue ketik namanya, pencet Enter, dan muncullah profil si "S". Deeeeeeemmmmmmmmmmmmmmmmmm.... Cakep! Putih! Mulus! Bening! Seksi! Pe-de gue, ibarat batre HP, langsung drop sebatang. Berikutnya inisial "D", dan lagi-lagi cakep. Deeeeeeeeeemmmmmmmmmmmm lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii. Kali ini ngedrop dua batang. Next, si... errr... gue lupa inisialnya apa -.-" Tapi sumpe cakep banget -.-" Dan masih ada beberapa nama lagi yang gue lupa. Maap yeee, gue enggak niat hapalin. Hehehe *sirik*.

Lebih kejamnya lagi, enggak cuma foto mantan-mantannya aja yang ditunjukin ke gue tapi juga foto para TTM-nya dia. Huh, masih TTM apa mantan TTM niiihhhh? Mereka juga enggak kalah cakep sama mantan-mantannya Kopi. Ck, pe-de gue langsung drop semua. Langsung lowbat, cing!

Hhhh, kalau lagi gak sama Kopi, gue juga mauuuu. Hahahaha. Enggak deng :p. Yang jelas, tampang-tampang mereka itu kalau ketemu di mall, gue enggak bakalan ngeh kalau mereka itu lesbong juga. Ehe, mungkin karena gaydar gue emang soak kali yeee? Ah, kalau inget lagi, jadi nge-drop abis deh. Apes bener Kopi nemu gue ya hahah :p.

Nah lho, mampus deh gue. Malah makin melek. Deeeeemmmmmmmmmmm kuadrat. Kopiiiiiiiiiiiiiiiiii banguuuuuuuuunnnnnnnnnnnnnnn..... -.-"

Ps. Kopi ternyata pernah pacaran dengan sesama cong juga, alias sama-sama banci. Huahahaha (pembalasan udah ngatain gue galak wakakakaka). Daaaaaaaaannnnnnnnnnnn, ehem, jelas cakepan gue laaahhhhhh. Hahahah... :p

Thursday, October 21, 2010

Skenario Living Together

Banyak di antara pasangan homoseksual pasti kepingin banget bisa living together, alias tinggal bareng. Gue rasa living together itu sudah menjadi ujung dari sebuah hubungan. Ujung, bukan berarti akhir. Tetapi justru itu menjadi awal dari sebuah lembaran baru. Seperti layaknya hubungan hetero, dimana setiap pasangan mengakhiri hubungan pacaran dengan saling mengikrarkan janji dalam sebuah pernikahan.

Sama seperti banyak pasangan L lainnya yang belum bisa tinggal bareng, gue dan Kopi juga terkadang sering berandai-andai tentang tinggal bareng. Kalau enggak gue yang mulai duluan, pasti Kopi yang mulai. "Seandainya kita tinggal bareng..." Kalimat itu selalu menjadi pembuka obrolan.

Dalam beberapa kali obrolan di kesempatan yang tidak bersamaan, gue membuat summary tentang seandainya gue dan Kopi tinggal bareng, yang pada akhirnya gue sebut sebagai skenario. Heheh.

Seandainya gue dan Kopi tinggal bareng, pasti yang kebagian tugas bersih-bersih rumah, ngelap sana ngelap sini, nyapu, ngepel, itu gue. Karena gue memang gak tahan lihat rumah kotor dan berantakan. Lagipula, daripada gue senewen lihat Kopi bolak-balik kamar mandi buat cuci kaki karena risih sama debu tapi tetap dia enggak mau bersih-bersih, jadi mendingan gue yang bersih-bersih.

Gue juga pasti kebagian nyuci baju, ngejemur, nyetrika. Tapi gue ogah kalau nyuci pakain tangan. Jadi Kopi kudu beliin gue mesin cuci. Daripada tangan gue kasar, kan enggak enak banget nanti kalau mau mesra-mesraan terus pegang-pegangan dan telapak tangan gue kasar kayak telapak kaki. Nanti Kopi komplain "kamu megang tangan aku pake tangan apa pake kaki sih, beib?" Hahaha.

Berhubung Kopi lebih jago masak (gue sih taunya makan heheh), jadi yang kebagian tugas masak itu sudah pasti Kopi. Paling kalau mendadak tengah malam Kopi lapar, gue yang masakin Indomie, terus temenin Kopi makan. Gue ogah makan malam-malam soalnya :p. Pokoknya urusan dapur, diserahkan ke Kopi. Tapi kalau soal belanja bulanan, pasti belanjanya berdua dong ;).

Cebong. Gue gak tahu Kopi dapat ide dari mana kalau nanti sudah tinggal bareng, kudu ada cebong dan dia maunya 5. Waktu dia menyampaikan keinginan untuk punya cebong, kita berdua jadi ngotot-ngototan siapa yang bakal brojolin. Akhirnya gue mengalah... gue yang brojolin (artinya gue harus siapkan stamina lebih untuk olah raga dan diet haha). Tapi kalau 5, gue ogah! Satu aja cukup. Orang gue yang brojolin, suka-suka gue mau berapa. Hahah. Tapi Kopi tetep ngotot, katanya kalau cuma satu rumah bakalan sepi. Ya ampun, beiby, rumah cuma isinya kita berdua aja gue yakin pasti bakal ramai. Lagian, punya anak banyak artinya kudu banting tulang ngasih makan dan sekolah. Belum les ini les itu >.<

Oke, masalah jumlah cebong beres. Lanjut ke skenario setelah punya anak. Kopi kebagian ngurus cebong. Mandiin, ganti popok, bersihin muntahan, misahin cebong kalau berantem (in case punya 2 cebong, tapi masih gue pikir-pikir dulu :p), bujukin cebong kalau nangis, ngajarin cebong main musik, pokoknya segala urusan dan kekacauan yang ditimbulkan cebong. Tapi untuk soal ASI, sudah pasti tugas gue -.-" Soal bantuin cebong bikin PR, kita berdua bisa gantian. Yang paling penting, kalau mengenai cebong sudah pasti jadi tanggung jawab kita berdua.

Soal biaya? Hmm, gue dan Kopi bisa sama-sama nanggung biaya. Biar adil, tenang dan damai. Hehehe.

Nah, kira-kira itu skenario kalau seandainga gue dan Kopi tinggal bareng :p.

Ps. Ini cuma iseng-isengan gue dan Kopi aja. Gue tahu untuk bisa tinggal bareng pasti ada banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dikorbankan. Enggak sembarangan ngomong "yuk, tinggal bareng." :p Hanya kali ini, gue gak mau mikir atau nulis yang berat-berat. Hahaha.

Tuesday, October 19, 2010

Bitchy Mode On

Hari ini, tepatnya tanggal 19 Oktober 2010, ditetapkan sebagai hari Bitchy-nya gue sama Kopi.

Hari ini seperti biasanya, pagi Kopi berangkat kerja sementara gue baru bangun. Dia mulai kerja gue siap-siap berangkat kerja. Selesai kerja baru SMS-an. Sorenya sempat teleponan, terus sempet berantem sedikit tapi untung langsung baikan, terus errrr... ada deh... Hahaha *apa sih gue?* Malamnya online YM bareng. Dan saat itulah kita berdua mendadak jadi bitchy.

Berawal dari membaca postingan di sebuah blog. Kita namai si pemilik blog itu "Manusia Codot", disingkat MC (keren aja ya singkatannya?). Sebenarnya gue sendiri udah malas ngunjungin blog-nya MC secara isinya lebih banyak ngata-ngatain orang. Kayaknya si MC ini ada dendam kesumat sama orang yang dikata-katain. Tapi Kopi bilang ada postingan baru. Dan benar aja, begitu gw buka eh isinya lagi-lagi mengatai orang. Berhubung gue lagi bitchy mode on, maka gue pun mulai beraksi. Kopi pun jadi ikutan. Akhirnya kita berdua malah jadi ngatain si MC plus ngegosipin dia. Apalagi gue emang lagi kepengen ngatain orang, dan jadilah di MC ini sasaran empuk gue (tenang, Minggu besok gue minta ampun).

Kita berdua mulai mengira-ngira kenapa si MC ini doyan sangat ngatain orang. Dan terjadilah percakapan antara 2 orang bithcy.

K: Kadang gue heran sih sama dia. Lebih tepatnya kasian. Hidupnya melulu diisi sama makian buat orang lain.

R: Berhubung gue lagi bitchy mode on, gue enggak kasian hahaha. Dia mah nyari-nyari perhatian aja.

K: Heran gue sama dia. Kok bisa segitu bencinya ya?

R: Kalo kata gue, pasti karena cinta ditolak, maka sumpah serapah dan caci maki yang bertindak. Orang yang dia suka lebih milih yang lain hahahahaha.

K: Setelah sumpah serapah, dukun bertindak hahahahahaha.

R: Kalo gue jadi MC, which I'm glad I am not, gue sih ogah kalo udah ditolak. Gengsian dikit lah. Ck ck ngatain orang lain ini itu, dianya gak punya harga diri. Hahahahah.

K: Yah, mungkin harga dirinya ternoda.

R: Ternodaaa??? Rendam sana pake Bayclin. Huahahahaha.

K: Whahahahahaha...

Okeh, cukup sampai di situ aja. Secara obrolan selanjutnya udah bener-bener gak etis kalau ditulis di sini. Hehehe.

Sebetulnya, orang-orang bakal heran kalo gue bisa bitchy juga secara muka gue innocent (Kopi aja ngaku lhooo hahahahahaa) *bitchy akut mode on* Tapi gue ngaku aja kalo gue emang kadang bisa jadi bitchy, which mean gue bisa ngatain orang yang memang benar-benar menyebalkan buat gue semau gue, dan itu bisa parah banget.

Biasanya temen-temen gue sangat menunggu saat-saat di mana tombol bitchy gue lagi on karena itu artinya gue bisa ikutan ngatain orang bareng mereka. Hahahaha. Bukan berarti temen-temen gue suka ngatain orang, tapi katanya lebih seru kalo gue ikutan =P

Ohhh, I miss having a bitchy time with my girls. Heheheh ;)

Ps. Gue kena karma gara-gara nge-bitchy si MC. Karmanya, gue ditinggal tidur sama Kopi -.-"

Monday, October 18, 2010

Imperfect Mate

"Relationship is not about finding a perfect mate, but learning to see your imperfect mate perfectly. Because relationship is not about perfection. It is about moments, feelings, and stories being shared." - ihatequotes on Twitter

Friday, October 15, 2010

Bukan Tukang Ojek

Sudah empat hari berturut-turut Kopi kalau ngirim SMS buat tukang ojek langganan dia untuk segera dijemput, malah ngirim SMS-nya ke gue -.-" Padahal ya, nama gue sama si tukang ojek tuh beda jauh banget. Gue Rae, tukang ojeknya namanya Nisin (tuh, nama perusahaan manufaktur biskuit haha). Enggak deng, namanya bukan Nisin. Cuma namanya gue plesetin aja. Habisnya mirip siiiihhhh.

Sayaaaaannnnngggg, aku ini pacarmu, bukan tukang ojek. Hikh hikh >.<

Thursday, October 14, 2010

Fenomena Bencong

Kemarin Kopi jalan sama temennya ke Plaza Semanggi. Waktu nyampe di sana dan ke Fitness First, Kopi SMS gue, kata dia "kok banyak cowok tapi pada bencong-bencong sih?" Dan gue pun jadi teringat kejadia beberapa tahun lalu.

Suatu kali, seperti biasanya, teman kuliah gue sedang mengoceh betapa gak sesuai tipe pria idaman cowok yang dikenalin temannya ke dia. Yang tampangnya culun lah, gendut lah, jayus lah, (err emang naas nasib itu cowok kayaknya hehehe). Gue cuma mendengarkan sambil pasang senyum prihatin. Udah biasa dengerin curhatan kayak begini.

Beberapa hari kemudian, kita berdua jalan-jalan ke Plangi dan sepanjang jalan berkali-kali melewati rombongan ABG yang mana cowok-cowoknya pada melambai semua. Dengan rada geli, langsung aja gue nyeletuk "udah, lo terima aja tuh cowok yang dikenalin ke lo sebelum pada abis cowok-cowoknya." Dan dengan panik dia bilang "astaga, iya yaa? Lagi trend apa ya jadi melambai semua?" Gue pun cuma bisa ngakak XD.

Monday, October 11, 2010

A Guy Version Of Me

Kalau gue hitung-hitung, selama ini sudah ada tiga orang yang ngomong "seandainya lo ini cowok."

Yang pertama kali ngomong itu teman kuliah gue. Kita emang temenan dekat dari awal kuliah sampai sekarang. Dia tahu orientasi gue, yet she's definitely straight. Even right now, she's falling deeply in love to a younger guy. Hehehe.

Orang kedua yang ngomong adalah teman chat gue, yang pernah gue ceritain di blog pribadi gue. Tepatnya dia bilang gini, "I wish I could find a guy version of you here." Well, dia memang bi, tapi sepertinya she's into guys for now :p Or maybe she's just a straight girl? Oh, teens! =P Enggak deng. Barusan dia e-mail gue, katanya ada cewek cakep di kelas kickboxing-nya. Hahah.

Orang ketiga yang ngomong adalah si homo dari pantai selatan. Dia ini satu-satunya teman gay yang gue punya di kehidupan nyata, meskipun dia belum tahu kalau gue ini serumpun sama dia. Waktu itu dia bilang ke gue begini, "Wew, lo tuh ya, kalo lo cowok udah pengen gue embat aja, tahu gak?", dan gue cuma cengo o.o Secara ya, ini homo gitu yang ngomong =P

Gue juga heran kenapa mereka ngomong begitu. Mungkin gue memancarkan aura maskulin kali ya??? Entahlah -.-" Nanti kalau ada lagi yang ngomong begitu, bakal gue tanya alasannya apa. Only I just hope si homo dari pantai selatan menjadi orang terakhir yang ngomong begitu.

Saturday, October 9, 2010

Eh, gawat!

Suatu hari di suatu waktu, gue, si Tengah dan nyokap tengah duduk di sebuah warung kopi sambil menikmati secangkir kopi susu dan bakpao hangat. Obrolan pun mengalir. Atau lebih tepatnya nyokap yang sibuk berceloteh tentang pengalamannya dulu bekerja di sebuah bank. Si Tengah mendengarkan sambil menghabiskan bakpao sedangkan gue mendengarkan dengan samar-samar sambil SMS-an sama Kopi (hueheheh).

Akhirnya nyokap, yang mungkin udah gak tahan lagi, nyeletuk "kamu ini, es-em-eeeeeesssssss terus. Dari pagi sampai malam sampai pagi lagi. Ngobrol apaan sih??? Nggak selesai-selesai obrolannya."

Dan monyongnya, ade gue nambahin "SMS pacarnya kali." (Heh, minta gue lempar bakpao ini anak).

Kata nyokap gue lagi, "mending kalo cowok yang di-SMS."

WHAAATTTTTTTTT??!! Gue langsung syok berat waktu dengerin. Hmpphh, bisa-bisanya nyokap ngomong begitu ya?? O.o Jangan-jangan, jangan-jangan nih! Gawat aja ini ceritanya #&*@^%#$

Beibyyyyyyyyyyy, kamu kudu jadi tranny gih. Biar kayak cowok. Wkwkwkwkw.